Oleh : Linda Rakhmawati
Teori
konstruktivisme menyatakan bahwa seorang siswa harus menemukan sendiri dan
mentransformasikan secara kompleks informasinya yang telah ditangkap, bagi
siswa yang benar-benar menerapkan pengetahuan yang di dapatnya mereka harus
bisa bekerja memecahkan masalah yang di hadapinya dan menemukan segala sesuatu
untuk dirinya. Dalam prinsip teori ini tidak hanya guru yang memberikan
pengetahuannya kepada siswa, namun siswa sendiri yang harus berkembang mencari
pengetahuan sendiri. Guru dapat memberikan kemudahan akan hal ini dengan
membebaskan siswanya dengan berbagai ide-ide yang mereka miliki.
Dalam
teori ini pula, siswa yang berperan aktif berinteraksi dengan lingkungannya,
lalu pengetahuan akan datang dari pengalaman siswa yang di dapat. Berkelompok
juga salah satu cara siswa belajar bersama dengan teman lainnya sehingga dapat
saling bertukar pengetahuan (sharing). Selain itu juga dapat melatih kerja sama
antar siswa, saling menghormati serta menghargai satu sama lain.
Dalam
proses pembelajaran siswa dapat dikatakan sebagai guru, berdiri di depan
menyampaikan pengetahuannya kepada siswa lainnya dan bagaimana siswa bisa
berbagi pengetahuan yang dimiliki kepada
teman-temannya. Cara seperti inilah yang membuat siswa terlatih kepercayaan
dirinya sendiri untuk berdiri di depan, berbicara untuk menyampaikan
pengetahuannya serta terbangun untuk saling berbagi pengetahuan.
Belajar
dengan cara seperti ini juga dapat memancing siswa untuk berfikir kritis,
saling mengkritisi namun tidak saling menjatuhkan temannya yang sedang
menyampaikan pengetahuannya. Adapula siswa yang menyampaikan pendapatnya guna untuk
menambahi pengetahuan dari temannya. Hal ini merupakan pembelajaran yang efektif
karena saling interaksi satu sama lain.
Disini
guru hanya sebagai fasilitator siswanya. Fasilitator yang dimaksudkan ialah
guru hanya menjembatani dari setiap diskusi kelas. Menjembatani untuk menengahi
jika terjadinya kesalah pahaman guru dapat meluruskan dengan pengetahuan yang
benar. Selain itu guru menyampaikan materi sedikit sebagai ulasan dan
memberikan kesimpulan di akhir pembelajaran. Evaluasi yang dilakukan oleh guru
untuk menilai seorang siswanya ialah dengan cara mengamati siswanya saat
menyampaikan pengetahuannya, serta guru lebih menghargai siswa yang
pengetahuannya dari hasil berfikir sendiri maupun hasil dari pengalaman
belajar.






0 komentar:
Post a Comment