Oleh : Arrum Dian
Kaum
Gestalt yang dipelopori oleh Wertheimer dengan artikelnya “on apparent motion”
yang terbit pada tahun 1912. Wertheimer dikenal sebagi founder dari aliran
Gestalt, tetapi ia bekerjasama dengan dua temanya yang bernama Wolfgang Kohler
(1887-1967) dan Kurt Koffka (1886-1941) yang dapat disebut co-founder. Ketiga
tokoh ini mempunyai pemikiran yang sama atau searah.
Gestalt merupakan suatu aliran yang memandang
bahwa organisme menambah sesuatu dari apa yang telah dialaminya, jadi tidak
hanya sensory data saja. Dan sesuatu itu adalah kemampuan seseorang untuk
mengorganisasikan atau membentuk sesuatu konfigurasi. Gestalt memandang apa
yang dilihat manusia merupakan kesatuan yang penuh arti. “The whole is more
than the sum of the parts”, suatu gestalt merupakan lebih dari pada jumlah
bagian-bagianya.
Menurut Gestalt, otak manusia
merupakan receiver yang aktif, otak tidak hanya sebagi media untuk menyimpan
segudang informasi dari lingkungan, tetapi otak dapat membuat apa yang
dipersepsi itu dapat lebih berarti (meaningful) dan terorganisasi. Kemampuan
mengorganisasi dari otak merupakan kemampuan genetik yang selalu dijumpai pada
otak manusia yang normal dan sehat. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa
kaum Gestalt lebih menekankan pada pengaruh yang bersifat genetis pada persepsi,
nativistis dan mementingkan kemampuan-kemampuan yang diperolehnya saat
dilahirkan, menekankan pada pembawaaan yang berkaitan dengan persepsi dan
belajar.






0 komentar:
Post a Comment