Monday, December 1, 2014

Teori Belajar Gestalt




 Oleh : Arrum Dian
                 Kaum Gestalt yang dipelopori oleh Wertheimer dengan artikelnya “on apparent motion” yang terbit pada tahun 1912. Wertheimer dikenal sebagi founder dari aliran Gestalt, tetapi ia bekerjasama dengan dua temanya yang bernama Wolfgang Kohler (1887-1967) dan Kurt Koffka (1886-1941) yang dapat disebut co-founder. Ketiga tokoh ini mempunyai pemikiran yang sama atau searah.


               Gestalt merupakan suatu aliran yang memandang bahwa organisme menambah sesuatu dari apa yang telah dialaminya, jadi tidak hanya sensory data saja. Dan sesuatu itu adalah kemampuan seseorang untuk mengorganisasikan atau membentuk sesuatu konfigurasi. Gestalt memandang apa yang dilihat manusia merupakan kesatuan yang penuh arti. “The whole is more than the sum of the parts”, suatu gestalt merupakan lebih dari pada jumlah bagian-bagianya.
              Menurut Gestalt, otak manusia merupakan receiver yang aktif, otak tidak hanya sebagi media untuk menyimpan segudang informasi dari lingkungan, tetapi otak dapat membuat apa yang dipersepsi itu dapat lebih berarti (meaningful) dan terorganisasi. Kemampuan mengorganisasi dari otak merupakan kemampuan genetik yang selalu dijumpai pada otak manusia yang normal dan sehat. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa kaum Gestalt lebih menekankan pada pengaruh yang bersifat genetis pada persepsi, nativistis dan mementingkan kemampuan-kemampuan yang diperolehnya saat dilahirkan, menekankan pada pembawaaan yang berkaitan dengan persepsi dan belajar.

0 komentar:

Post a Comment