Oleh Darsiyah
Kurikulum dan Teknologi
Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan,
Universitas Negeri Semarang
Dalam belajar terdapat suatu
penyampaian materi yang nantinya diharapkan dapat diterima dan dimengerti oleh
peserta didik atau murid dan diharapkan materi yang disampaikan oleh seorang
pengajar ataupun guru dapat diterima dengan baik sehingga tujuan dari
pembelajaran dapat diterima. Maka dari itu, seorang pendidik atau seorang guru
biasanya dalam menyampaiakn materi dan dalam proses pembelajaran menggunakan
metode-metode tertentu sebagai penunjang keberhasilan dalam menyampaiakan
materinya, metode-metode yang dipakai sangat banyak macamnya bergantung pada
materi dan sub pembahasan.
Metode yang dipakai salah satunya
yaitu model advance organizer. Model advance organizer yaitu model pembelajaran
dengan cara menyajikan sebuah informasi sebelum pembelajaran yang nantinya
dapat digunakan oleh seorang peserta didik untuk menyusun dan menafsirkan
informasi baru yang masuk. Selain itu, advance organizer juga sangat berguna
dalam proses transfer pengetahuan. Jadi semakin terorganisir materi yang
disampiakan kepada peserta didik, maka peserta didik akan mempelajarinya dengan
keseluruhan selain itu juga dapat meningkatkan kejelasan yang dapat diserap
oleh seorang peserta didik sehingga peserta didik dapat menerima materi
pembelajaran dengan maksimal. Model advance orgqnizer ini dirancang untuk
memperkuat struktur kognitif siswa yang mengenai pengetahuan seorang peseta
didik tentang pelajaran tertentu dan bagaimana mengelola, memperjelas, dan
memelihara pengetahuan dengan baik.
Cara penyajian bahan melalui
advanced organizer memiliki tiga tahap, dimana kegiatan penyajian ini dimaksudkan
untuk meningkatkan kejelasan dan kemantapan bahan belajar yang baru, sehingga
sedikit sekali pengetahun yang hilang, rancau antara pengetahuan yang satu
dengan lainnya atau membingungkan. Tiga tahap cara penyajian tersebut yaitu :
1.
Tahap
penyajian atau presentasi advanced organizer.
Tahap
penyajian ini terdiri dari salah satunya yaitu menjelaskan tujuan pengajaran,
penjelasan tujuan pengajaran merupakan suatu cara untuk memperoleh perhatian
siswa dan memberikan orientasi kepada peserta didik terhadap tujuan pengajaran.
2.
Penyajian
atau presentasi tugas-tugas belajar atau bahan-bahan belajar.
Penyajian
atau presentasi tugas-tugas belajar dapat dilakukan dengan cara ceramah,
diskusi, film, percobaan, atau mencoba. Dalam penyampaian kepada siswa perlu
dibuat eksplisit sehingga mereka memilki suatu pengertian secara keseluruhan
tentang tujuan dan dapat melihat urutan logis tentang bahan dan bagaimana
organisasi bahan itu berkaitan dengan advanced organizers.
3.
Menguji
hubungan bahan belajar terhadap ide-ide yang ada agar dapat menimbulkan suatu
proses belajar yang aktif.
Tujuan dari
tahapan ini adalah mendapatkan pengetahuan atau bahan baru ke dalam struktur
kognitif yang sudah dimiliki siswa atau struktur kognitif yang ada pada siswa.
Hal ini dilakukan dengan cara memperkuat organisasi atau strukutr kognitif
siswa.
Ketiga cara penyajian tersebut dapat membantu dalam menyampaikan materi dengan model advanced organizers, karena tersusun dan terorganisir dengan rapi maka peserta didik dapat menerima materi dalam proses pembelajaran dengan baik, sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai.






0 komentar:
Post a Comment