Oleh: Noviana Ayu Pratiwi
1102413114
Metode
Pembelajaran Matematika adalah merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan pembelajaran
Matematika. Penggunaan metode yang tepat akan menentukan efektifitas dan
efisiensi pembelajaran. beberapa metode yang dapat dipilih guru adalah metode
ceramah, ekspositori, demonstrasi, Tanya jawab, penugasan, eksperimen, drill
dan latihan, penemuan, inquiry, permainan, dan pemecahan masalah.
Metode mengajar
yang diterapkan dalam suatu pelajaran, dikatakan efektif bila menghasilkan
sesuatu, sesuai dengan yang diharapkan atau dapat dikatakan tujuan telah
tercapai, semakin tinggi kekuatan untuk menghasilkan sesuatu semakin efektif
pula metode tersebut. Sedangkan metode mengajar bisa dikatakan efisien jika
penerapannya dalam menghasilkan sesuatu yang diharapkan itu relative mengguakan
tenaga, usaha pengeluaran biaya, dan waktu minimum, semakin kecil itu semua
maka semakin efisien metode itu.
Pada bagian ini
akan dijelaskan bagaimana metode ceramah dan metode ekspositori yang diterapkan
dalam matematika. Kedua metode ini hampir sama karena kegiatannya terpusat
kepada guru sebagai pemberi informasi, namun terdapat perbedaan didalamnya.
Barikut akan dijelaskan secara singkat bagaimana penerapan metode-metode
tersebut.
Metode Ceramah,
ceramah merupakan suatu cara penyampaian informasi secara lisan dari seseorang
kepada sejumlah pendengar yang berada diruangan.. Kegiatan berpusat pada guru
sebagai penceramah dan komunikasi hanya terjadi satu arah dari penceramah ke
audien. Penceramah mendominasi seluruh kegiatan, sedangkan pendengar hanya
memperhatikan dan membuat cacatan seperlunya. Metode ceramah merupakan metode
mengajar yang sering dipakai karena dianggap oleh guru sebagai metode mengajar
yang paling mudah dikuasai. Dimana tugas
siswa saat guru menyampaikan materi hanya mencatat seperlunya.
Metode ini
memang lemah, kenapa bisa dibilang lemah? Karena kebanyakan murid merasa bosan
dengan guru yang sedang berceramah. Namun hal ini bisa dihindari, semua
tergantung guru yang membawanya. Apakah bisa dibuat efisien dan tidak monoton.
Gambaran
pengajaran matematika dengan metode ceramah adalah sebagai berikut. Guru
mendominasi proses pembelajaran. Definisi dari rumus diberikan. Penurunan rumus
atau pembuktian rumus dilakukan sendiri oleh guru. Diberitahukannya apa yang
harus dikerjakan dan bagaimana menyimpulkannya. Contoh-contoh soal diberikan
dan dikerjakan pula oleg guru. Langkah-langkah guru diikuti dengan teliti oleh
murid. Kemudian murid meniru cara kerja dan cara penyelesaian yang dilakukan
oleh guru.
Metode
Ekspositori, hampir sama seperti metode ceramah tapi pada metode ekspositori
dominasi guru banyak berkurang karena tidak teru-menerus berbicara. Guru
berbicara pada awal pembelajaran, menerangkan materi dan contoh soal. Murid tidak hanya membuat catatan dan
mendengarkan, tetapi juga mengerjakan soal dan bertanya apabila siswa belum
paham dengan materi.
Pada metode ini,
siswa belajar lebih aktif. Murid mengerjakan latihan soal sendiri, mungkin juga
dilakukan sambil bertanya dan mengerjakannya bersama teman atau disuruh maju
mengerakan dipapan tulis.
Sebenarnya dalam
mata pelajaran matematika, metode ekspositori lebih cocok daripada metode
ceramah. Karena dalam matematika tidak bisa hanya mendengarkan ceramah guru
saja tanpa mengejakan latihan-latihan soal. Menurut saya, metode ceramah lebih
cocok untuk meta pelajaran non eksakta.
Editor : Agus Adi R || 1102413093






0 komentar:
Post a Comment