Friday, December 19, 2014

Strategi Pembelajaran Take and Give

Oleh Rian Rifqi Ariyanto
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Take and Give berasal dari kata Bahasa Inggris yang artinya “saling memberi dan menerima”. Pernyataan ini digunakan sebagai prinsip dalam strategi pembelajaran Take and Give. Take and Give merupakan strategi pembelajaran pembelajaran yang diawali dengan penyajian data dengan memberikan kartu kepada siswa. Kartu tersebut berisi catatan yang harus dikuasai atau dihafal oleh siswa. Kemudian siswa mencari pasangan untuk bertukar pengetahuan sesuai dengan catatan di kartu yang didapat. Kemudian evaluasi pembelajarannya dilakukan dengan cara menanyakan siswa mengenai materi yyang ada di catatan kartu yang didapat dan pengetahuan yang didapat dari kartu teman pasangannya.
Dengan demikian dapat kita ambil kesimulan bahwa komponen dalam strategi Pembelajarn Take and Give adalah penguasaan materi melalui kartu, keterampilan bekerja berrpasangan dan sharing informasi, serta evaluasi dari guru untuk mengetahui penguasaan materi yang di dapat dari kartu sendiri dan kartu teman pasangannnya.
Adapun sintak dari strategi pembelajaran Take and Give adalah sebagai berikut : 1). Guru mempersiapkan kartu dan menuliskan poin-poin penting yang akan dikuasai siswa; 2). Guru mendesain kelas sebagaimana semestinya; 3). Guru menjelaskan materi sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai; 4). Untuk memantapkan pemahaman siswa, mereka diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari atau dihafal; 5). Setelah dipelajari, siswa disuruh mencari pasangan untuk saling berbagi informasi. Setiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu yang dipegangnya; 6). Demikian seterusnya sampai setiap siswa dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (Take and Give); 7). Untuk mengevaluasi keberhasilan siswa, guru mempertanyakan kepada siswa mengenai materi yang tidak sesuai dengan kartu; 8). Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai dengan situasi yang ada; 9). Guru menutup pembelajaran.
Setrategi Take and Give memiliki beberapa kelebihan, diantaranya strategi ini dapat dimodiifikasi dengan keinginan dan situasi pembelajaran, melatih siswa untuk bekerjasama dan menghargai kemampuan orang lain, melatih interaksi antar siswa dalam kelas, memperdalam dan mempertajam pengetahuan siswa melalui kartu yang dibagikan, meningkatkan tanggung jawab siswa, karena setiap siswa harus mengusai kartu yang didapat diminta untuk sharing kepada teman pasanganya.
Selain itu, strategi Take and Give juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya yaitu kesulotan dalam mendisiplinkan siswa dalam kelonpok-kelompok, kesulitan bagi siswa yang sulit menghafal atau memahami materi dan mengomunikasikannya dengan dengan pasangannya, kecenderungan terjadinya free riders dalam setiap kelompok, khususnya bagi siswa yang sudah akrab satu sama lain.

Sumber : Huda, M. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Malang: Pustaka Pelajar Offset.

0 komentar:

Post a Comment