Oleh Rian Rifqi
Ariyanto
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas
Negeri Semarang
Take and Give berasal dari kata Bahasa Inggris yang artinya “saling
memberi dan menerima”. Pernyataan ini digunakan sebagai prinsip dalam strategi
pembelajaran Take and Give. Take and Give merupakan strategi
pembelajaran pembelajaran yang diawali dengan penyajian data dengan memberikan
kartu kepada siswa. Kartu tersebut berisi catatan yang harus dikuasai atau
dihafal oleh siswa. Kemudian siswa mencari pasangan untuk bertukar pengetahuan
sesuai dengan catatan di kartu yang didapat. Kemudian evaluasi pembelajarannya
dilakukan dengan cara menanyakan siswa mengenai materi yyang ada di catatan
kartu yang didapat dan pengetahuan yang didapat dari kartu teman pasangannya.
Dengan demikian dapat kita ambil kesimulan bahwa komponen dalam
strategi Pembelajarn Take and Give adalah penguasaan materi melalui
kartu, keterampilan bekerja berrpasangan dan sharing informasi, serta evaluasi
dari guru untuk mengetahui penguasaan materi yang di dapat dari kartu sendiri
dan kartu teman pasangannnya.
Adapun sintak dari strategi pembelajaran Take and Give
adalah sebagai berikut : 1). Guru mempersiapkan kartu dan menuliskan poin-poin
penting yang akan dikuasai siswa; 2). Guru mendesain kelas sebagaimana
semestinya; 3). Guru menjelaskan materi sesuai dengan kompetensi yang akan
dicapai; 4). Untuk memantapkan pemahaman siswa, mereka diberi masing-masing
satu kartu untuk dipelajari atau dihafal; 5). Setelah dipelajari, siswa disuruh
mencari pasangan untuk saling berbagi informasi. Setiap siswa harus mencatat
nama pasangannya pada kartu yang dipegangnya; 6). Demikian seterusnya sampai
setiap siswa dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (Take
and Give); 7). Untuk mengevaluasi keberhasilan siswa, guru mempertanyakan
kepada siswa mengenai materi yang tidak sesuai dengan kartu; 8). Strategi ini
dapat dimodifikasi sesuai dengan situasi yang ada; 9). Guru menutup
pembelajaran.
Setrategi Take and Give memiliki beberapa kelebihan,
diantaranya strategi ini dapat dimodiifikasi dengan keinginan dan situasi
pembelajaran, melatih siswa untuk bekerjasama dan menghargai kemampuan orang
lain, melatih interaksi antar siswa dalam kelas, memperdalam dan mempertajam
pengetahuan siswa melalui kartu yang dibagikan, meningkatkan tanggung jawab
siswa, karena setiap siswa harus mengusai kartu yang didapat diminta untuk sharing
kepada teman pasanganya.
Selain itu, strategi Take and Give juga memiliki beberapa
kekurangan, diantaranya yaitu kesulotan dalam mendisiplinkan siswa dalam
kelonpok-kelompok, kesulitan bagi siswa yang sulit menghafal atau memahami
materi dan mengomunikasikannya dengan dengan pasangannya, kecenderungan
terjadinya free riders dalam setiap kelompok, khususnya bagi siswa yang
sudah akrab satu sama lain.
Sumber : Huda, M. (2013). Model-Model
Pengajaran dan Pembelajaran. Malang: Pustaka Pelajar Offset.






0 komentar:
Post a Comment