Oleh
Muhammad Toriq
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas
Negeri Semarang
Pendidikan merupakan sektor yang amat
penting dan strategis bagi siapa saja. Pemerintah, keluarga dan individu dalam
kapasitasnya masing-masing selalu memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan.
Untuk itu perencanaan pendidikan harus betul-betul menyerap dan
mengakomodasikan aspirasi pendidikan yang tumbuh dan berkembang dalam
masyarakat yang mempunyai totalitas dari kelompok-kelompok individu maupun
keluarga.
Peran seorang guru sangat penting dalam
proses pembelajaran. Seorang guru harus mampu memotivasi siswa dengan
sebaik-baiknya dalam proses pembelajaran, karena inti suatu pembelajaran
terletak pada interaksi guru dengan siswa. Dimana guru melakukan kegiatan
mengajar sedang siswa melakukan kegiatan belajar. Sehingga interaksi guru
dengan siswa disebut juga proses belajar mengajar. Oleh karena itu, adalah
Penting sekali bagi setiap guru memahami sebaik-baiknya tentang proses belajar
murid, agar ia dapat memberikan bimbingan dan menyediakan lingkungan belajar
yang tepat dan serasi bagi para siswa.
Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi
banyak faktor, salah satu diantaranya adalah proses pelaksanaan. Pelaksanaan
pembelajaran yang baik, di pengaruhi oleh perencanaan yang baik pula.
Dalam kenyataan perencanaan pengajaran
di Indonesia tidak jauh berbeda dengan perencanaan di sektor lain yang
kesemuanya menginduk kepada pola perencanaan Bappenas. Perencanaan pengajaran
di Indonesia merupakan suatu proses penyusunan alternatif kebijaksanaan
mengatasi masalah yang akan dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan
pembangunan pendidikan nasional dengan mempertimbangkan kenyataan-kenyataan
yang ada di bidang sosial ekonomi, sosial budaya dan kebutuhan pembangunan
secara menyeluruh terhadap pendidikan nasional. Definisi ini memperlihatkan
suatu tanggung jawab pendidikan yang besar sebagai bagian integral dari
pembangunan bangsa.
Suatu perencanaan berkaitan dengan
penentuan apa yang akan dilakukan. Dalam perencanaan pembelajaran, guru harus
menentukan skenario atau strategi atau biasa disebut langkah-langkah
pembelajaran dengan baik sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan
bagi para siswa.
Agar pelaksanaan proses pembelajaran
berjalan secara efektif dan efisien maka diperlukan suatu perencanaan yang
tersusun secara sistematis. Agar terjadi keaktifan peserta didik dalam
pembelajaran diperlukan proses belajar mengajar yang lebih bermakna dan
dirancang dalam suatu skenario yang jelas.
Banyak cara atau bentuk pembelajaran
yang dilakukan guru dalam proses belajar mengajar di kelas, misalnya dengan
menekankan latihan, hafalan, pengulangan, pemahaman dan sebagainya. Cara atau
bentuk pembelajaran yang dilakukan guru tersebut sebenarnya mengacu pada suatu
teori atau konsep psikologi tertentu.






0 komentar:
Post a Comment