Setelah sebelumnya kita membahas
tentang penilaian acuan norma, kali ini kita akan membahas tentang penilaian
acuan patokan (PAP). Perlu diketahui bahwa penilaian acuan patokan juga disebut
criterion evaluation.
Dalam penilian ini siswa dibandingkan
dengan kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dalam tujuan
intruksional, bukan dengan penampilan siswa yang lain.
Melalui PAP, berkembang upaya untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran dengan melaksanakan tes awal (pre test)
dan tes akhir (post test). Perbedaan hasil tes akhir dengan tes awal
dapat menjadi petunjuk bagaimana kualitas proses pembelajaran yang telah
dilakukan.
PAP juga dapat diterapkan untuk
menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, misalnya kurang terkontrolnya
penguasaan materi, terdapat siswa yang diuntungkan atau dirugikan, dan tidak
dipenuhinya nilai-nilai kelompok berdistribusi normal. PAP ini menggunakan
prinsip belajar tuntas (mastery learning).
Author
A. Niam Ibna Riza






0 komentar:
Post a Comment